bajubatiknya sdh sampai dimamuju, barangnya bagus banget. saya tunggu koleksi terbarunya.......
By iphan joel
mba' icha yg manis, thanx berat ya, baju batiknya udah nyampe maumere- flores dg selamat. kami sangat suka dg motif dan warnax.keren,, stay cool..cuma...
By yasintha clementina
mbak icha batiknya dah nyampe ke banda aceh dengan selamat...TOPCEERRRRRRRRR RRRRR mbak... buat yg lain, RECOMENDED SELLER deh..
By zainal
| Paduan Eksotisme dan Gaya Urban |
| Rabu, 16 November 2011 03:49 |
|
Sepuluh desainer Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) yang tampil pada hari ketiga event Jakarta Fashion Week (JFW) 2012, Senin (14/10/2011) lalu, tampak masih terpikat dengan eksotisme budaya timur. Namun mereka mencoba mengolahnya dalam gaya urban untuk koleksi siap pakai.
Dari
kiri: Rancangan desainer APPMI Afif Shakur, Anastasia, Fuji Tjandra,
dan Wignyo Rahadi, dalam event Jakarta Fashion Week 2012 di Pacific
Place, Jakarta, Senin (14/11/2011) lalu.
Uke Toegimin, misalnya, mengangkat tema Exotic Rustic, atau eksotisme pedesaan. Ia menggunakan kain dari Kalimantan Barat, dan mengombinasikan manik-manik untuk atasan dan denim untuk bawahan. Enam koleksi busananya mayoritas merupakan perpaduan antara kain tradisional dengan denim. Dress, rok, celana pendek, dan celana tiga perempat terbuat dari denim dengan warna biru tua yang pekat. Kain
tenun ATBM (alat tenun bukan mesin) menjadi perhatian Wignyo Rahadi,
yang mengangkat tema Ethnic Re-Invention. Kain tenun yang biasanya hanya
dijadikan selendang, kini dibuat menjadi sackdress hingga membuatnya sangat unik. Aplikasi ornamen manik dengan Tak hanya motif kain tradisional yang menjadi inspirasi para desainer, tetapi juga motif pada ubin. Dalam koleksinya yang bertema Miles O'Tiles, Fuji Tjandra mengambil ragam hias ubin Maroko, Turki, dan Portugis, yang diwujudkan dalam koleksi busana dengan motif print, detail gradasi, sulam, smock, dengan ornamen batu-batuan. Sedangkan Dwi Iskandar, rupanya terpesona dengan suasana liburan di Barcelona. Koleksinya yang bertema Blend in Contrast muncul dalam busana siap pakai berbahan rajut dan tenun. Pilihan warna jatuh kepada merah, oranye, dan hijau. Suasana liburan juga diangkat oleh Oki Wong dalam capsule collection yang bertema La Mer (The Beach). Idenya berasal dari jajaran pantai yang sangat indah, dengan warna pasirnya, warna air lautnya, deburan ombak yang menghiasi bibir pantai, aneka bentuk kerang-kerangan, hingga nyiur yang tumbuh subur di tepi pantai. Oki menggunakan konsep padu padan dimana masing-masing busana dapat ditukar untuk mendapatkan gaya tampilan baru. Rancangan diwujudkan menjadi kemeja lengan panjang, celana baggy, rok A-Line, tunik, atasan dengan punggung terbuka, rok asimetris, bustier berpotongan scallop, maupun rok lebar panjang. Busana dipercantik dengan detail potongan scallop, tepian rok maupun celana yang dibordir bergelombang, serta bahan yang dilipit. Busana dipertegas dengan sentuhan manik-manik, kristal, dan kerang-kerangan. Koleksi Anastasia muncul dengan rancangan bertema Trough the Looking Glass. Terinspirasi dari tanaman yang dilihat dari mikroskop, Anastasia membuat shift dress dengan atasan berlapis dengan teknik bordir. Detail motif mikroskopik membuat koleksi busananya akan tampak polos jika tidak dilihat dengan seksama. Anastasia memilih warna-warna pastel yang cenderung pucat pada enam koleksi busana siap pakai yang didominasi rok. Dalam koleksinya yang
bertema Deconstructed Line, Afif Syakur menonjolkan rancangan yang
menunjukkan sisi perempuan urban yang berjiwa bebas, dan berani
mengekspreasikan pribadi Satu-satunya desainer aksesori yang tampil sore itu adalah Ariani dari Aarti Pieces of Art, bekerjasama dengan Agnes Budhisurya. Ariani menampilkan koleksi aksesori dengan tema (Un) Chained Imagination atau L'Imagination. Aksesori dipakai dengan cara baru, yakni melilit pada tubuh, menempel di bahu, atau dililit di kepala. Tenun, anyaman, ikat, keranjang rotan, menjadi ciri khas koleksinya. Sedangkan peran Agnes adalah merancang busana yang sederhana agar aksesori yang dibuat Ariani lebih menonjol. (Source : http://female.kompas.com/read/2011/11/16/09373592/Paduan.Eksotisme.dan.Gaya.Urban) |

Model dan motif fashion batik terus berubah-ubah. Tahun 2012 ini, batik-batik bercorak kombinasi antara klasik dan modern diprediksi akan menjadi...
04 Jan 2012 Hits:1058 News
Read more
Batik kini makin populer di berbagai kalangan di Tanah Air. Kini batik tak hanya dipakai kalangan orang tua, namun anak...
04 Jan 2012 Hits:592 News
Read moreYayasan Batik Jawa Barat (YBJB) akan mendirikan Akademi Batik untuk menumbuhkan dan menyiapkan tenaga batik profesional di kalangan generasi muda."Akademi ...
01 Des 2011 Hits:427 News
Read more
Sepuluh desainer Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) yang tampil pada hari ketiga event Jakarta Fashion Week (JFW) 2012, Senin...
16 Nov 2011 Hits:562 News
Read more
Pada event Jakarta Fashion Week (JFW) 2012 hari ketiga, Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) menampilkan delapan desainer untuk koleksi...
16 Nov 2011 Hits:465 News
Read more
Selain letak negara yang bertetangga, Indonesia dan Thailand juga memiliki kebudayaan yang tak berbeda jauh, terutama dalam selera fashion-nya. Hal ...
16 Nov 2011 Hits:322 News
Read more
"Batik saya bisa dikenakan oleh Presiden Amerika Serikat Barack Obama, itu mimpi saya," kata pengusaha batik Port Numbay, Jimmy Hendrick...
10 Nov 2011 Hits:398 News
Read more
Many of us must have heard that Indonesia hosted World Batik Summit 2011 that was held from September 28 to...
11 Okt 2011 Hits:462 News
Read more
Many people might know Lasem as one of the famous batik towns in Indonesia. But whenever I hear the word...
11 Okt 2011 Hits:342 News
Read more